TECHNOLOGY

Site-to-Site GRE Tunnel menggunakan DNS

Ada pertanyaan bagaimana membuat tunnel melalui jaringan internet namun IP Public yang dimiliki adalah dynamic. Dengan IP Dynamic ini tentunya cukup sulit membuat peer-to-peer tunnelnya karena IP yang didapat selalu berganti.

Nah, dengan kasus seperti diatas kita bisa menggunakan DNS. Dan di MikroTik sendiri kita bisa memanfaatkan fitur IP Cloud. Sebagai simulasi kali ini kita akan mecoba menggunakan GRE untuk tunnelnya dan menggunakan Dmain Name untuk membuat peering GRE Tunnel.

Pembahasan mengenai konfigurasi GRE tunnel di Mikrotik sebenarnya sudah pernah dibuat pada artikel sebelumnya, yang bisa dilihat pada judul Interkoneksi Jaringan dengan GRE Tunnel. Namun, kali ini kita akan fokus pada konfigurasi IP Cloudnya dan juga implementasi pada GRE Tunnel-nya.

Mengaktifkan IP Cloud

Supaya IP Cloud dapat berjalan dengan baik, maka pertama kali kita pastikan untuk alokasi IP Public terpasang langsung di router Mikrotik dan sudah sesuai dengan alokasi yang diberikan oleh ISP.

Kemudian selanjutnya kita tinggal mengaktifkan /ip coud di masing-masing routernya.

Lebih detail mengenai fitur IP Cloud di Mikrotik bisa dilihat pada judul artikel berikut Solusi Dynamic IP Public dengan IP Cloud 

Konfigurasi GRE Tunnel menggunakan Domain Name

Setelah mendapatkan update DNS Name dari IP Cloud, selanjutnya kita buat GRE Tunnel menggunakan DNS Name tersebut. 

Pada parameter ‘Local Address’ dimasukkan informasi DNS Name yang didapat dari IP CLoud dari router sendiri, sedangkan ‘Remote Address’ merupakan DNS Name dari ip cloud router lawannya.

Apabila sudah sesuai, klik ‘OK” dan pastikan untuk interface dari GRE-Tunnel sudah ‘R’ (Running). Kita juga bisa langsung pasang IP Address pada interface GRE Tunnelnya.

Terakhir, untuk pengetesan kita bisa menggunakan ‘New Terminal’ dan test PING ke IP Address dari GRE-Tunnel yang sudah dibuat sebelumnya.

Jika hasilnya reply maka koneksi sudah terbentuk dan bisa digunakan untuk interkoneksi jaringan antar LAN via Internet.